Thursday, December 18, 2014

Keberadaan Pasar Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung Tahun 1998-2013



ABSTRAK

Felia Siska (10020012) : Keberadaan Pasar Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung Tahun 1998-2013. Skripsi Program Studi Pendidikan Sejarah. Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat. Padang. 2014

Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah tentang  Keberadaan Pasar Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung tahun 1998-2013. Tahun 1998 pengunjung pasar nagari Sisawah sangat ramai, banyak pedagang luar yang berdagang ke pasar ini dengan menggunakan kendaraan roda empat, perahu, dan jalan kaki. Sejak tahun 2000-an pasar nagari Sisawah yang dijadikan sebagai pusat perekonomian masyarakat, sarana hiburan dan sarana silaturrahmi masyarakat mulai sepi pengunjung.
Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah, pertama:  Bagaimana sejarah berdirinya Pasar Nagari Sisawah kabupaten Sijunjung. Kedua: Bagaimana perkembangan Pasar Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung tahun 1998-2013. Ketiga: Bagaimana pandangan masyarakat terhadap keberadaan Pasar Nagari Sisawah Kabupaten Sijunjung tahun 1998-2013. Metode yang digunakan yaitu metode sejarah, yaitu pertama, heuristik atau tahapan pengumpulan data untuk mendapatkan berbagai sumber yang relevan yang memanfaatkan sumber-sumber primer dan sekunder Kedua, kritik sumber yaitu setelah data didapatkan, selanjutnya dilakukan kritik internal maupun eksternal dengan melakukan pengujian terhadap keaslian dan keabsahan data, apakah data tersebut releven atau tidak. Ketiga, melakukan analisis dan interpretasi. Keempat yaitu penyajian dan hasil penelitian dalam bentuk tulisan ilmiah atau skripsi.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perkembangan pasar Nagari Sisawah dibagi menjadi dua periode yakni tahun 1998-2005 dan 2006-2013. Tahun 1998-2005, memiliki los permanen sebanyak enam buah dengan kondisi pedagang dan pengunjung ramai baik dari jorong-jorong nagari Sisawah maupun dari wilayah lain, serta pengelolaan pasar tahun 1998 dibawah Kerapatan Adat Nagari (KAN), kemudian tahun 2001 dikelola oleh nagari dibawah Dinas Koperindag Kabupaten Sijunjung. Periode tahun 2006-2013, bangunan los pasar nagari Sisawah direnovasi tahun 2006, 2007, 2009 dan 2013, namun pedagang dan pengunjung pasar mengalami penurunan atau sepi. Hal ini dipengaruhi oleh kemunculan pasar Ambek dan Senggol di jorong-jorong nagari Sisawah. Pandangan masyarakat terhadap keberadaan pasar nagari dikaji dalam dua periode, yakni tahun 1998-2005 dan tahun 2006-2013. Pada periode pertama, pandangan masyarakat terhadap keberadaan pasar nagari diperlihatkan dengan kebutuhan masyarakat terhadap pasar nagari sangat tinggi. Sedangkan pada periode kedua, keberadaan pasar nagari bagi masyarakat hanya sebagai kebutuhan ekonomi saja atau terjadi perubahan pandangan masyarakat terhadap keberadaan  pasar nagari.


1 comment:

PENDIDIKAN IPS SEBAGAI PENDIDIKAN NILAI DAN KARAKTER

  Pengertian dan Hakikat Nilai 1.      Pengertian Nilai Nilai merupakan sebuah dasar atau tolak ukur dalam bertingkah laku, bersikap dan...